







Posted by Ikram Muzammil at 6:39 PM 0 comments
GLC Open Day is the brainchild of the Putrajaya Committee on GLC High Performance (PCG) in an effort to better educate the public on the unique roles played by GLICs and GLCs how they have contributed towards the development of the nation's economy. GLICs have been entrusted to manage funds with strategic investments in GLCs, which are involved in major, high impact industries and their performance is directly and indirectly linked to the broader economy. They act as catalysts of growth, create jobs, as well as provide training and development. Their journey and achievements are part of corporate Malaysia's success story. At the GLC Open Day, visitors will have the opportunity to learn more about the businesses of GLCs while explore business and job opportunities. There will also be public forums to hear from the experts on issues challenging the operating environment and the macro economy. Ultimately, GLC Open Day aims to forge greater engagement with the public and create better collaborations.


Posted by Ikram Muzammil at 8:30 PM 0 comments
Posted by Ikram Muzammil at 12:36 PM 0 comments
Amni Sorfina (Ketenangan yang suci)…seindah namanya seindah itulah peribadinya!! Dia hanyalah seorang wanita akhir zaman yang sedaya upaya untuk menjadi solehah. Namun..jalan yang terbentang dihadapannya selalu berombak dan tidak pernah tenang. Ujian itulah teman baik yang selalu mengikutnya kemanapun dia melangkah.
Ketika bahagia mula menyapa dirinya, ketika bunga-bunga sakura mengembang dengan indahnya, ketika dia mula tersenyum bahagia....tiba-tiba sahaja segalanya menjadi begitu menyiksakan jiwa dan menikam-nikam tangkai hatinya. Seolah-olah istilah bahagia itu bukan untuknya. Apa sahaja yang diimpikan dan diharapkan tidak pernah menjelma menjadi kenyataan. Sering sahaja Allah mengambil orang-orang yang disayangi dari sisinya.
Sehingga pernah dia merintih hiba, “Ya Allah...apakah tiada yang namanya bahagia itu untukku didunia ini?? Kenapa hidup ini sering tidak menyebelahi diriku? Andai dengan segala derita ini Engkau ingin menghapuskan segala dosa-dosaku, alangkah ringannya penderitaan ini. Andai dengan derita ini Engkau ingin selamatkan aku dari neraka-Mu dan memasukkan aku kedalam syurga-Mu yang kekal abadi..alangkah indahnya penderitaan ini”
Irfan Ikmal - “Amni itu seorang bidadari yang sangat lemah lembut dan penyayang...namun dia seorang yang tegas. Amni seorang wanita yang suka menangis dan mudah tersentuh hatinya...namun dia seorang yang sangat tabah!! Amni seorang Hawa yang mempunyai cinta yang begitu besar buat Sang Adamnya….namun dilindungi ia disebalik prinsip-prinsip yang dipertahankannya. Amni menunjukkan cahaya ketika aku teraba-raba dalam kegelapan. Dialah yang membuatkan aku mampu tersenyum dengan cintanya…juga dengan cinta Tuhan yang diajarkannya padaku”
Taufiq Imran, Bandung Indonesia – “Subhanallah…Amni adalah sosok wanita solehah yang ingin aku jadikan zaujah disisiku. Aku membutu*kan dukungannya sebagai peneguhku, aku membutu*kan doanya untuk kehidupanku, aku membutu*kan senyumnya untuk mengatasi kesedihanku...dan aku juga membutu*kan dirinya untuk membuatkan hidupku menjadi sempurna. Aku ingin selamanya melalui lorong-lorong dakwah ini ditemani zaujah yang seindah dirinya…Aku sungguh mencintainya kerana Allah…..”
Simpang kehidupan Amni begitu rumit dan melelahkan. Terhidang dengan derita dan airmata. Walaupun cinta itu ada didepan matanya, namun dia tidak pernah sempat mengecapi makna bahagia itu. Hatinya sering luluh dan terluka kerana cinta yang dimiliki.
Apakah Amni akhirnya berada disisi Taufiq…seorang lelaki yang begitu dicintainya, lelaki soleh yang mula mengajar Amni makna cinta sejati, Sang Adam pertama yang telah berjaya membeli cintanya yang paling mahal itu? Atau Irfan Ikmal yang selalu hadir dengan cinta yang luhur dan suci untuk Amni. Yang rela memberikan seluruh kebahagiaan yang dimilikinya untuk Amni. Mestikah dia memilih cinta ini? Tidak bisakah dia mengecapi bahagia tanpa perlu menyakiti insan lain?
“Ya Allah….segalanya kuserahkan kepada-Mu. Aku hanya hamba-Mu yang kerdil yang tidak bisa berbuat banyak. Biarlah Engkau yang memilih cinta dan memilih kehidupan untukku. Aku tidak ingin memaksa Engkau memberikan apa yang aku mahu…berikanlah apa yang terbaik menurut ilmu-Mu itu padaku. Kerana seluruh hidupku..cintaku..dan nyawaku adalah milik-Mu yang mutlak dan hakiki!!!!” – Amni Sorfina
Posted by Ikram Muzammil at 9:52 PM 0 comments
After five consecutive years as the country's best-selling car, the Perodua Myvi five-door hatchback has been replaced by a new model that promises better safety, fuel efficiency and a string of new enhancements.
Launched by Deputy Prime Minister Tan Sri Muhyiddin Yassin here last night, the new Myvi is available in six variants with prices between RM43,900 and RM57,400 some RM500 to RM700 more than the previous model.
Buyers can choose between three grades of Standard, Premium and Elegance and transmission type of four-speed automatic or a five-speed manual.
The latest Myvi now includes electric power steering system, projector headlamps and a two-tone dashboard.
In keeping with current automotive trends, the new Myvi has upgraded safety features, including two front airbags.
The 1.3-litre engine is derived from the older Myvi model but has been retuned to get an extra 4bhp for a total of 90bhp promising improved performance.
Perodua managing director Datuk Aminar Rashid Salleh said the new car's improved aerodynamics results in better fuel economy, something that consumers were looking for in view of rising fuel prices.
“Compared with the old automatic Myvi which can go 13.5km on a litre of petrol, the new automatic model can go 14.6km on the same amount of fuel,” he said.
The original Myvi was launched in May 2005 and some 484,000 units were sold until April.
The new Myvi comes in ebony black, medallion grey, glittering silver, pearl white, ivory white and a new colour of mystical purple.
In his speech, Muhyiddin said the Perodua success story was a product of its partnership with Daihatsu Motor Company of Japan.
He revealed that the two companies would be investing almost RM250mil to build an electronic automatic transmission plant here




Posted by Ikram Muzammil at 7:01 PM 0 comments